10 Hal yang perlu diketahui tentang Travelling Mandiri

10 Hal yang perlu diketahui tentang Travelling Mandiri

Ketika melakukan solo traveller atau couple traveller penting untuk mengetahui tentang lokasi yang akan kita tuju. Ini hal-hal yang bisa kamu pelajari bagi diri dan pribadi kamu.

1. Belajar mengenali jenis travelling yang paling pas untuk diri sendiri

Ini penting untuk mengenal tentang diri sendiri. Coba perhatikan tentang hobi dan kebiasaan yang membuat kamu merasa nyaman melakukannya berjam-jam. Misalnya : suka berjalan kaki, suka belanja, suka fashion, suka pantai, suka ke pasar, suka mencoba makanan lokal, suka mencari kedai kopi, suka mencari buku, suka mencari produk keto… hehehe… klo itu mah saya!

2. Belajar untuk open minded

Ketika travelling kita akan bertemu banyak orang dengan banyak perbedaan. Bukan cuma sekedar suku, warna kulit, ataupun agama. Tapi lebih dari itu ada lagi makanan, kebiasaan, dan kadang sesuatu yang tabu bagi diri kita. Jadi sebelum menilai, berusahalah dulu untuk berpikiran terbuka tentang begitu banyaknya perbedaan yang Allah ciptakan bagi manusia. Dan untuk itu Allah memberikan petunjuk dan kebesarann-Nya bagi diri kita.

3. Belajar menerima keterbatasan diri

Apakah Kamu merasa nyaman tinggal di dormitory bersama 20-an orang asing? Bagaimana merasakan makanan yang aneh bagi selera kamu. Bagaimana tidur di kasur yang tidak biasanya kamu pakai, atau bagaimana mandi di share bath room!

Ini adalah tantangan bagi diri kita untuk mengatasi berbagai keterbatasan. Termasuk mampu tetap merasa nyaman dengan kondisi dan situasi yang ada.

4. Belajar tetap nyaman walau sendiri

Kadang kamu bisa merasakan kesepian. Semua-nya orang asing. Tapi jadikan kesepian itu sahabatmu. Mulailah untuk menjalin komunikasi dengan orang asing. Cobalah mencari sahabat dan teman-teman baru.

5. Belajar mengambil tanggung jawab

Dalam travelling akan banyak hal bisa terjadi. Misal barang tertinggal di hotel, ketinggalan kereta, atau bookingan hotel ternyata gagal, dan banyak hal-hal lainnya. Ayo take resposibility atas kejadian tersebut. Hindari menyalahkan orang lain dan mencari alasan. Terima saja hal tersebut menjadi kesalahan diri pribadi, dan pikirkan jalan keluarnya.

6. Belajar mempercaya intuisi

wah apa lagi nih…. Kadang di perempatan jalan kita bingung harus lurus, kanan atau kiri? Mungkin akses internet tidak baik sehingga google map tidak bekerja, atau jalanan sepi tidak bisa tanya siapapun. Nikmati aja dengan mempercayai intuisi diri. Ini cara cepat untuk belajar percaya sekaligus sayang pada diri sendiri.

7. Belajar memilih mana yang penting dalam hidup

Sering hidup ini memaksa kita memilih. Orang-orang, pemandangan, tempat yang dikunjungi, dan banyak hal-hal lainnya. Kamu tidak bisa mendapatkan semua, dan harus memilih. Pilihlah dengan baik, dan pilih yang penting bagi hidup kamu. Kebiasaan, Goal, Gaya hidup itu semua adalah hak kamu untuk memilihnya. Kenalilah mana yang benar-benar penting bagi hidup kamu.

8. Belajar hidup simple

Life is simple. Tapi banyak kita membuatnya menjadi rumit. Kini gerakan minimalis dan less life makin digemari dan mendunia. Travelling mandiri akan membuat kita untuk hidup minimalis ini. Kita akan meninggalkan hal hal yang tidak penting bagi kehidupan kita. Kamu akan merasakan sederhana itu is okay. Simple itu menyenangkan. Minimalis itu tetap membahagiakan. Be true to yourself.

9. Belajar siapa sahabat sejati itu siapa

Ketika travelling, kamu bisa melihat dan mengukur siapa sebenarnya sahabat sejati mu. Siapa yang benar-benar perhatian pada dirimu. Bisa teman lama, ataupun teman baru. Ini juga waktunya dirimu mengevaluasi orang-orang disekelilingmu. Mana yang penting bagi hidupmu. Kenapa mereka itu penting?

10. Belajar selalu ada ruang untuk hal-hal baru

Kamu akan melihat banyak hal baru. Kebiasaan baru, teman baru, barang baru, cara pandang baru. Cobalah selalu ngobrol dengan orang-orang lokal yang kamu temui. Bertanyalah dan bertanyalah. Dapatkan banyak informasi tentang kehidupan dan hal-hal yang menarik untuk kamu ketahui.

Semoga perjalanan kamu senantiasa menyenangkan!

 

PS. Foto perjalanan family tour pertama bersama keluarga ke Universal Singapore 2010

Decide To Go!

Decide To Go!

Suatu masa, saya lupa kapan spesifiknya…

saya perlu memiliki suatu goals, dream, keinginan, ataupun target yang membuat diri saya pribadi menjadi lebih baik. Setiap akhir tahun, dan awal tahun saya menyempatkan diri melalukan refleksi yang cukup mendalam tentang kehidupan. Tentang diri sendiri.

  • Siapa diri-mu?
  • Mau kemana diri-mu?
  • Sekarang ada dimana?
  • Bagaimana cara kesana?

4 pertanyaan ini seakan tiada akhir. 

Saya senang ikut seminar dan workshop. Saya belajar dari Pak Tung, Pak Ary G, Mr. Ito, Pak Jamil, Pak Iman, Pak Teguh, Pak Roni, Pak …., sampai Antony robins, Mery G, Bruce Fife dan guru guru yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, (ps. tapi akan saya update bertahap nama-nama guru-guru saya itu)

 

Nah, dalam hal ini saya meyakini bahwa memang adanya yang kita “cari” itu ada diluar zona nyaman kita.

Bagaimana itu? ini gambarannya…

Itulah, kenapa kita perlu selalu menantang diri kita untuk “tidak nyaman”.

.

Travelling, terutama perjalanan mandiri itu akan menuntut kita untuk berpikir, merencanakan dan menjalankan rencana tersebut. Kadang lancar, kadang ada halangan, kadang senang, kadang ada sedih, dan banyak hal-hal lainnya.

So exit your comfort zone to reach what you want! 

.

PS. Foto di bagian atas adalah my first journey ke Singapore dalam program Students Fellowship Programme tahun 2001.

Dapatkan berbagai insight travelling dan tentang kehidupan dengan subscribe!